Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Kemarin

Disana kita benar benar berdiri berhadapan satu sama lain Tersenyum, berjabat tangan Menjadi orang dewasa Yang masih berfikir realistis dan menyadari akan batasan Kemudian sesuatu mulai berkecamuk Berdentang keras di dalam seperti suaranya akan menyeruak ke permukaan Tapi masih bisa tertahankan Apakah itu, masih samar aku menyebutnya Apa itu bahagia? Apa itu sedih? Dan lalu kita berdampingan Hanya beberapa kejapan mata Beberapa cekrek cekrek Setelahnya kau pergi Dan apa yang tertinggal adalah fikirku bagaimana perjumpaan kita waktu nanti Dimasa yang akan datang lagi Akankah kita berdiri berhadapan lagi? Atau pikirku lusa lalu adalah terakhir kalinya kita bisa tersenyum bersama