Dia, Sahabatku..
Kala itu dua anak manusia bertemu.. kemudian mereka bersahabat, bagiku ia jantungku sekarang.. dia adalah tempat tangisku, dia juga penghapus air mata itu dan dia satu-satunya yang memiliki hati bersinar bercaya menyilaukan yang membuatku bahagia disampingnya, disisinya.. ia sahabatku, aku sabatnya ketika apapun hal yang kufikirkan saat sedih, bahagia dialah tempat yang kutuju.. hubungan kami sebatas itu just best friend tapi dia teman yang berharga bagiku, dimanapun tempat kami sekarang berada rasa itu tetap selalu seperti ini, apa adanya.. hanya dia tempat tujuanku saat tangis, bagaimanapun, dimanapun dia akan menemukanku, aku tetap selalu membutuhkannya, orang itu, jiwa itu, manusia penjagaku teman yang Allah titipkan padaku .. kenangan indah yang selalu kami buat, kini terkenang, teringat kembali.. tangis yang ada saat kami bersama itu adalah tangisku yang selalu membutuhkannya, opininya, pendapatnya, saran, sanggahannya, suara yang keluar dari ucapannya, hatinya.. aku akan merasa...