-Hanya Aku-
hari paling bahagia terasa ketika
telingaku nyaman bersama earphone dengan alunan lagu yang kusuka
mendengarnya di bawah langit gerimis beratapkan jerami jerami
dan bersama aroma tanah yang basah ketika hujan mulai turun
aku suka masa itu
masa dimana aku sendirian melakukan hal yang kusuka
dengan bebas tanpa memikirkan masalah apapun
terkadanng seperti dalam drama
aku berharap dapat kembali ke masaku
masaku paling bahagia tanpa masalah
yaitu saat aku bermain bebas di bawah rintik hujan
sekarang, aku hanyalah yeoja beranjak dewasa
yang hidupnya susah
yang hidupnya rumit
dengan jalan yang kupilih sendiri, dengan keputusan yang kubuat sendiri
bagian dari diri ini sepererti terbagi menjadi dua sisi
saat aku jadi yeoja jahat seperti seorang penyihir
dan saat aku menjadi yeoja baik hati seperti seorang ibu peri
aku membantu, aku menolong, aku menyayangi
tapi aku juga menyakiti, aku berbohong dan aku melakukan banyak kesalahan
yaitulah aku saat ini,
mana hidup yang lebih baik?
aku tak bisa melihatnya lagi
sinaran cahaya yang selama ini kukejar semenjak kecil
yang terlihat semakin berkilau dan terlihat semakin dekat
perlahan buram, perlahan tek terlihat jelas
mungkin lensaku mulai rusak?
lensaku dalam melihat cahaaya di dunia ini
yang akan kulakukan sekarang hanyalah
menjalani apa yang kupilih
memegang tanggung jawab terhadapnya sampai akhir
biarkan cahaya itu,
akankah ia bersinar, atau padam
jalanku semakin hilang untuk melihat jejaknya
dan untuk saat ini hanya ada aku yang berjalan
tanpa earphone dan tanpa gerimis
hanya aku....
telingaku nyaman bersama earphone dengan alunan lagu yang kusuka
mendengarnya di bawah langit gerimis beratapkan jerami jerami
dan bersama aroma tanah yang basah ketika hujan mulai turun
aku suka masa itu
masa dimana aku sendirian melakukan hal yang kusuka
dengan bebas tanpa memikirkan masalah apapun
terkadanng seperti dalam drama
aku berharap dapat kembali ke masaku
masaku paling bahagia tanpa masalah
yaitu saat aku bermain bebas di bawah rintik hujan
sekarang, aku hanyalah yeoja beranjak dewasa
yang hidupnya susah
yang hidupnya rumit
dengan jalan yang kupilih sendiri, dengan keputusan yang kubuat sendiri
bagian dari diri ini sepererti terbagi menjadi dua sisi
saat aku jadi yeoja jahat seperti seorang penyihir
dan saat aku menjadi yeoja baik hati seperti seorang ibu peri
aku membantu, aku menolong, aku menyayangi
tapi aku juga menyakiti, aku berbohong dan aku melakukan banyak kesalahan
yaitulah aku saat ini,
mana hidup yang lebih baik?
aku tak bisa melihatnya lagi
sinaran cahaya yang selama ini kukejar semenjak kecil
yang terlihat semakin berkilau dan terlihat semakin dekat
perlahan buram, perlahan tek terlihat jelas
mungkin lensaku mulai rusak?
lensaku dalam melihat cahaaya di dunia ini
yang akan kulakukan sekarang hanyalah
menjalani apa yang kupilih
memegang tanggung jawab terhadapnya sampai akhir
biarkan cahaya itu,
akankah ia bersinar, atau padam
jalanku semakin hilang untuk melihat jejaknya
dan untuk saat ini hanya ada aku yang berjalan
tanpa earphone dan tanpa gerimis
hanya aku....
Komentar
Posting Komentar