Titik Akhir
Kalau tak menulis aku bisa menangis Kalau menulis mungkin ditengah jalan nanti akan tetap menangis Tapi aku sudah tak kuat Berbagi hidup dengan pria yang seperti itu Aku banyak menuntut, untuk perubahan Untuk masa depan agar lebih baik Untuk kesehatannya juga Tapi bahkan ia tak pernah menghargai hidupnya sendiri Dan juga tak pernah hargai perjuanganku Mana bisa orang tuaku melepaskan aku pada sosok seperti itu? Mana rela sahabat sahabatku melihatku hidup dengan sosok seperti itu nantinya? Tapi bahkan ia pun tak bergeming Aku dibiarkan sakit sendirian Dengan ragu ingin berlari tapi tak sampai hati Ingin membantunya ketempat terang dan berbahagia bersama Tapi bahkan ia tak hiraukan niatku Apa yang selama ini aku lakukan? Aku jadi merasa berjuang adalah hal paling sia sia Sakit sendirian adalah hal paling konyol Biar, biar aku ditertawakan sahabat sahabatku Yang sudah sejak awal memberi aku lampu kuning namun tak ku hiraukan Coba diingat lagi, Mengapa mudah kau ja...